Cara Humanis Personil Polres Bantaeng Bubarkan Warga Penghalau Eksekusi Lahan 

Cara Humanis Personil Polres Bantaeng Bubarkan Warga Penghalau Eksekusi Lahan 

BANTAENG - Sebanyak 87 Personil Polres Bantaeng dengan di backup 10 Anggota Koramil Bissappu, hadir mengawal eksekusi lahan di Dusun Parang Labbua, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Rabu tanggal 13 Oktober 2021.

Eksekusi lahan tersebut dipimpin langsung oleh Marhani, M, SH, MH, sebagai panitera pengadilan negeri Bantaeng atas perintah ketua pengadilan negeri Bantaeng.

Keterangan dari panitera pengadilan negeri Bantaeng, Eksekusi dilakukan berdasarkan surat penetapan tanggal 5 Oktober 2021 nomor 2/Eks/pen.pdt/2021/PN Ban, untuk melaksanakan putusan pengadilan negeri Bantaeng tanggal 3 September 2018, nomor 4/Pdt.G/2018/PN Ban. Jo. Putusan pengadilan tinggi Makassar tanggal 3 Desember 2018. nomor 425/PDT/2018/PT MKS Jo. Putusan Mahkamah agung RI tanggal 22 Juli 2019 nomor 1518  K/Pdt/2019. 

Putusan tersebut dalam perkara antara Sa'idang Bin Guling dkk sebagai pemohon eksekusi lahan. Dan Sa'orah Bin Doro dkk sebagai Tergugat/pembanding/pemohon kasasi/termohon eksekusi lahan sengketa yang terletak di Kampung Parang Labbua, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Bissappu, kabupaten Bantaeng.

"Selanjutnya saya bersama dengan tim eksekusi dari pengadilan negeri Bantaeng melakukan eksekusi dengan mengosongkan tanah sengketa tersebut" Jelas Marhani, M, SH, MH, sebagai panitera pengadilan negeri Bantaeng

Jelang pembacaan amar putusan dan tindakan eksekusi lahan dilakukan, Sejumlah kelompok warga berusaha menghalau tim eksekusi dengan membawa kelengkapan senjata tajam, parang, badik bahkan terdapat bambu runcing.

Hal ini menyulut gerak Personil Polres Bantaeng yang dipimpin oleh Wakapolres Bantaeng, Kompol Muh.Ali membentuk brigade pasukan menghalau upaya kelompok warga yang berniat menggagalkan eksekusi lahan tersebut.

Pantauan Media Indonesiasatu.co.id, Sejumlah Perwira Polres Bantaeng berupaya memberi penjelasan dan pemahaman kepada warga dengan membentengi sebuah Rumah panggung yang berdiri diatas lahan yang hendak dieksekusi.

"Kami Bukan musuh, Kami hadir justru melindungi kalian dari bahaya jika terjadi bentrok, Kami Polisi teman kalian yang hadir menjaga agar kalian terhindar dari pelanggaran hukum", Teriak Kompol Jafar Tontong, SH, Kabag OPS Polres Bantaeng lewat pengeras suara.

Sementara Perwira lainnya yakni Kasat Samapta, Kasat Binmas, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kapolsek Bissappu, Kapolsek Bantaeng, kapolsek Uluere berupaya mendekati warga melakukan dialog sehingga satu persatu yang sebelumnya tersulut emosi dapat menerima gelar eksekusi lahan tersebut.

Terlihat beberapa Kanit dari satuan Reskrim, Intelkam, Samapta dan Binmas dengan di backup dari TNI Koramil Bissappu berupaya melonggarkan warga dari titik lahan yang dieksekusi. Satu orang diamankan karena terus mengayunkan senjata tajam kearah polisi dan berusaha merampas lembaran kopian amar putusan yang dibacakan.

Saat upaya pembubaran kelompok warga tergugat, secara kebetulan, Kanit Pidum Reskrim Bantaeng IPDA Syamsul Alam, SH merupakan keluarga dekat dengan keluarga tergugat berusaha memeluk dan memberikan pemahaman pada keluarganya itu.

"Saya hadir melaksanakan perintah undang-undang melindungi warga dari bahaya bentrok apalagi kita sebagai keluargaku", Ujar IPDA Syamsul Alam.

Sementara Kasat Intelkam, AKP Saharuddin, SH juga ikut membujuk dan terdengar berpesan agar dapat menerima eksekusi lahan ini dengan lapang dada.

"Yakinlah bahwa Allah SWT pasti punya rencana yang lebih baik, dan pasti kita lebih tenang tinggal di tempat kita sendiri", Pesan Dia

Kelompok warga yang sebelumnya berkerumun di lahan yang dieksekusi satu persatu meninggalkan tempat. Eksekusi dilakukan oleh tim dari pengadilan negeri Bantaeng, Lahan yang eksekusi dikosongkan baik pohon pohon yang tumbuh di dalamnya termasuk sebuah bangunan Rumah panggung ikut dirobohkan.

"Sebelumnya saya sudah hubungi pemilik rumah, dan saya bersedia menanggung semua perongkosan mulai pembongkaran rumah sampai pengantaran ketempat yang diinginkan, Dan itu sudah disepakati, Namun berjalan waktu tiba tiba berubah pikiran untuk tetap bertahan walaupun sudah diketahui bahwa mereka adalah pihak yang kalah dalam perkara hingga ketingkat mahkamah agung", Kata Arifin, SE, Lurah Bonto Langkasa.

Sekitar 3 jam pelaksanaan eksekusi hingga selesai yang ditandai dengan penandatangan pihak terkait, Tidak terdapat gangguan-gangguan kelompok warga yang telah membubarkan diri.

Kasat Samapta Polres Bantaeng AKP Syamsul Bahri, S.Sos, MM memimpin apel usai pelaksanaan eksekusi lahan tersebut.

"Eksekusi lahan hari ini terbilang lancar dan aman, tentu upaya kita hari ini yang melakukan tindakan dengan mengedepankan cara cara Humanis menjadi acuan kita untuk tindakan serupa kedepannya", Ungkap AKP Syamsul Bahri dihadapan pasukan yang dilibatkan.(*)

Sul-Sel Bantaeng
Ryawan Saiyed

Ryawan Saiyed

Previous Article

Anggota Komisi XI DPR RI Apresiasi Pemkab...

Next Article

Santri DDI Bantaeng Vaksin Dosis Kedua,...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono verified

Postingan Bulan ini: 231

Postingan Tahun ini: 2825

Registered: Sep 25, 2020

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 196

Postingan Tahun ini: 2386

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 163

Postingan Tahun ini: 2389

Registered: Sep 22, 2020

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 94

Postingan Tahun ini: 530

Registered: May 7, 2021

Profle

Munafir Tumpinyo

Publik Kecewa, Kerinci Kembali Urutan Buncit MTQ Tingkat Provinsi
Satpol PP Batang Tak Berkutik Hadapi Galian C Ilegal
Riuh Dibicarakan Masyarakat, Ijazah Paket Balon Pilkades Diduga Palsu
Kurangnya Peran Pendidikan Politik Bersih, Akan Meregenerasi Sistem Politik Uang Pada Generasi Momen Politik

Follow Us

Recommended Posts

Cegah Abrasi, Bupati Muhammad Yusran Tanam 2000 Mangrove di Pulau Sapuka
Peringatan 352 Tahun Sulsel, Plt Gubernur: Kita Slow But Sure
Beri Wadah Kebebasan Berekspresi, Polda Sulsel Gelar Festival Mural Piala Kapolri 2021
Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Jangan Ragu Pecat dan Pidanakan Anggota Yang Melanggar
Hari Kesadaran Nasional, Wabup Maros: ASN Wajib Melaksanakan Tugas dan Pengabdian Secara Profesional